

Lebih Putih Dariku
oleh Dido Michielsen
Penerjemah: Martha Dwi Susilowati
Tentang Buku
Yogyakarta, 1850. Isah adalah putri pembatik di lingkungan keraton, anak luar nikah seorang bupati yang tidak pernah mengakui ibu Isah sebagai selir resmi. Akibatnya, Isah menempati posisi sosial yang serba salah: dia berbeda dari orang awam di luar lingkungan keraton, tetapi dia juga mendapati diri berada di lapisan bawah dari hierarki ketat dunia keraton.
Dengan akal dan tekadnya yang kuat, Isah berusaha merebut takdirnya sendiri dengan kabur dan menjadi nyai seorang perwira Belanda. Namun realitas dunia kolonial ternyata juga tak seperti yang diangankan oleh impian naif masa mudanya.
Novel sejarah yang memukau tentang pencarian posisi, hasrat, dan identitas di Hindia Belanda akhir abad ke-19.
“Novel ini bukan hanya menjabarkan sejarah yang jarang diungkap tentang interaksi orang Belanda dengan perempuan pribumi, tetapi juga konsekuensi dari patriarki secara umum.” De Volkskrant
“Mengisi ruang kosong yang kerap ditinggalkan nyai dalam pohon silsilah keluarga- keluarga Indonesia. Novel yang tajam dan mengesankan.” Literair Nederland
Detail
- ISBN
- 978-602-0788-32-6
- Tebal
- vi + 288 hlm
- Dimensi
- 14 x 20,3 cm
- Bahasa
- Bahasa Indonesia
Ulasan
Belum ada ulasan. Jadilah yang pertama.
Tulis Ulasan
Mungkin Anda Juga Suka


Kultur Hak Asasi Manusia di Negara Iliberal
Andi Achdian, Daniel Hutagalung, Geger Riyanto, dkk.

Konferensi Asia-Afrika 1955: Asal Usul Intelektual dan Warisannya bagi Gerakan Global Antiimperialisme
Wildan Sena Utama

Tersungkur dan Tetap Melawan: Sekumpulan Reportase
Ed. Fahri Salam dan Ronna Nirmala


