

Paya Nie: Sebuah Novel
oleh Ida Fitri
Tentang Buku
Aceh semasa perlawanan Gerakan Aceh Merdeka. Empat orang perempuan sedang turun ke rawa bernama Paya Nie untuk mengumpulkan purun danau buat dijadikan tikar. Kilas balik-kilas balik dalam obrolan mereka membawa kita ke masa lalu paya, masa lalu kampung-kampung sekitarnya, masa lalu militerisme, serta masa lalu diri mereka masing-masing. Desas-desus, legenda lokal, laporan saksi mata, dan mungkin juga bualan-bualan bercampur aduk dengan memukau. Tanpa mereka sadari, seregu marinir Indonesia sedang menyiapkan serangan skala besar ke rawa yang diduga menjadi tempat persembunyian gerilyawan Gerakan Aceh Merdeka itu.
Juara III Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2023 Daftar Pendek Kusala Sastra Khatulistiwa 2025
Detail
- ISBN
- 978-602-0788-56-2
- Tebal
- viii + 196 hlm
- Dimensi
- 14 x 20,3 cm
- Bahasa
- Bahasa Indonesia
Ulasan
Belum ada ulasan. Jadilah yang pertama.
Tulis Ulasan
Mungkin Anda Juga Suka



Kultur Hak Asasi Manusia di Negara Iliberal
Andi Achdian, Daniel Hutagalung, Geger Riyanto, dkk.

Konferensi Asia-Afrika 1955: Asal Usul Intelektual dan Warisannya bagi Gerakan Global Antiimperialisme
Wildan Sena Utama

Tersungkur dan Tetap Melawan: Sekumpulan Reportase
Ed. Fahri Salam dan Ronna Nirmala

