Marjin Kiri
Sampul depan Hindia Bawah Tanah: Ernest Douwes Dekker dan Anarkisme Zaman Kolonial

Hindia Bawah Tanah: Ernest Douwes Dekker dan Anarkisme Zaman Kolonial

oleh Feby Dani, Bima Satria Putra

Rp 83.000Rp 84.0001%
Tersedia

Pesan melalui

TokopediaShopeeWhatsApp

Pembelian diproses langsung oleh Marjin Kiri di marketplace terkait.

Tentang Buku

Dalam penulisan sejarah selama ini, pah­lawan nasional Indonesia Ernest François Eugène Douwes Dekker, atau yang nanti meng­ganti nama menjadi Danudirja Setiabudi, lebih dikenal sebagai tokoh nasionalis. Ki Hajar Dewantara, salah satu kawan seperjuangannya dalam “Tiga Serangkai”, menyebut Ernest sebagai Bapak Pergerakan Nasio­nal Indonesia. Sementara Sukarno mengaku belajar nasionalisme politik darinya.

Yang tampaknya luput dalam historiografi tersebut adalah bahwa setidaknya selama satu periode hidupnya, gagasan anarkisme sangat lekat pada pemikiran dan tindakan Ernest. Misalnya, dia bukan hanya menulis membela “aksi langsung” dibanding parlementarisme, melainkan juga terjun dalam plot penyelundupan senjata bersama jaringan revolusioner internasional. Menteri Koloni Belanda sampai menjulukinya sebagai “seorang yang ekstrem.”

Buku ini menelusuri kecenderungan-kecenderungan anarkis tersebut, bukan hanya dalam diri Ernest semata, melainkan juga dalam semangat pergerakan rakyat di Hindia Belanda secara umum awal abad ke-20, dan mencoba menjelaskan mengapa anasir-anasir anarkis ini banyak dilewatkan dalam penulisan sejarah di kemudian hari.

Detail

QRCBN
62-6771-1850-302
Tebal
xii + 202 hlm
Dimensi
14 x 20,3 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia

Ulasan

Belum ada ulasan. Jadilah yang pertama.

Tulis Ulasan

Dilindungi oleh reCAPTCHA (Google Privacy Policy & Terms berlaku).

Mungkin Anda Juga Suka